Pengeramatan kuburan acap kali kita temui di sekitar kita. Dalam mengeramatkannya pun terdapat tingkatan-tingkatan sesuai dengan si penghuni kubur. Jika ia seorang terpandang (kyai misalnya) maka akan banyak yang berbondong-bondong mendatangi kuburannya. Dari yang hanya sekadar berziarah, hingga yang benar-benar ngalap berkah dan beritual di sana. Buku yang hadir di hadapan pembaca ini, merup…
Sekecil apa pun kezhaliman, tetap saja namanya kezhaliman. Karena itu, jauhilah berbuat kezhaliman, terlebih kepada orang-orang yang lemah. Jangan sekali-kali meremehkan mereka. Ketahuilah, doa orang-orang yang terzhalimi itu dikabulkan oleh Allah Swt. Dikhawatirkan mereka mendoakan Anda sesuatu yang dapat merugikan Anda. Lantas, sebab apakah doa orang-orang yang terzhalimi itu sangat dahsyat …
Tahukah Anda, dzikir dan doa yang kita baca setelah melaksanakan shalat fardhu maupun shalat sunnah ternyata banyak mengandung fadhilah atau keutamaan. Tak hanya mengundang pahala bagi Anda, tetapi dzikir dan doa tersebut juga mampu mendatangkan kemudahan atas setumpuk persoalan hidup Anda. Dengan membaca dzikir dan doa setelah shalat yang termuat dalam buku ini, Anda mendapatkan manfaat yang …
Cinta (mahabbah) kepada Allah seringkali dianggap sebagai tahapan akhir dari beberapa tahapan yang ada dalam sufisme. Di dalam kecintaan terhadap Allah terkandung unsur kepuasan hati (ridha). kerinduan (spauq), dan keintiman (uns). Rabiah Al-Adawiyah, yang merupakan sufi wanita pertama, berusaha mengajarkan kita bagaimana mencintai Sang Pencipta dengan tulus. Rasa cintanya yang begitu besar ke…
Bagi kaum muslim bisa membaca Al Qur'an merupakan kewajiban yang tak mungkin ditawar lagi karena Al Qur'an merupakan pedoman hidup agar dapat selamat dunia dan akhirat. Sebagai kalam Illahi tentu bacaan Al Quran harus sesuai kaidah yang benar sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. Bacaan Al Qur'an yang salah akan mengakibatkan salah arti sehingga makna yang terkandung akan mengalami kesalahan. Buku…
Akankah rindunya mendera-dera sampai darah menjadi nanah? Membiarkan ia selalu setia menunggu sang kekasih di lautan gurun tandus tanpa ada setitik pun tanda-tanda kehidupan. Yang ada hanyalah bebatuan dan badai gurun yang mengancam ia dan bayi lemah di pangkuannya. Ta tak pernah putus asa, darah itu urung menjadi nanah karena hidupnya penuh optimis, sehingga fatamorgana pun ia anggap sebaga…